
Semarang, 22 Juli 2025 — Aula SMA Negeri 14 Semarang pagi itu dipenuhi antusiasme ratusan peserta didik kelas XI dan XII yang bersiap mengikuti seminar bertajuk “Jurus Gen Z Dapat Cuan di Era Digital (Bisnis Digital)”. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 09.30 WIB ini terselenggara atas kerja sama antara SMA Negeri 14 Semarang dengan UNTS (Universitas Telogorejo Semarang), sebagai bagian dari upaya membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan seputar peluang bisnis digital di tengah arus revolusi industri 4.0.
Dipandu oleh narasumber muda inspiratif dari UNTS, seminar ini mengupas berbagai strategi yang dapat ditempuh Gen Z untuk menghasilkan penghasilan secara mandiri melalui platform digital. Mulai dari personal branding, monetisasi media sosial, dropshipping, hingga menjadi konten kreator atau micro-influencer, seluruh topik dikupas tuntas dalam suasana yang komunikatif dan interaktif.
Kepala SMA Negeri 14 Semarang, Ibu Aniek Windrayani, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya penguasaan literasi digital dan kreativitas bagi peserta didik untuk mampu bersaing di masa depan.
“Seminar ini bukan sekadar informasi, tetapi menjadi jendela wawasan bagi peserta didik untuk melihat bahwa peluang masa depan tidak hanya dari bangku kerja formal. Dunia digital memberi ruang luas bagi mereka yang berani, kreatif, dan konsisten,” ujar Ibu Aniek dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, beliau berharap kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang antara SMA Negeri 14 Semarang dan institusi pendidikan tinggi seperti UNTS yang peduli pada pembentukan karakter dan keterampilan siswa sejak dini.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Ibu Ely Nuryani, S.Pd., yang memandang kegiatan ini sebagai sarana strategis untuk menyambungkan dunia pendidikan menengah dengan tren dunia kerja dan kewirausahaan saat ini.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga tangguh, adaptif, dan peka terhadap peluang. Generasi sekarang harus cakap digital dan mampu menjadikan teknologi sebagai alat untuk menciptakan nilai tambah bagi dirinya dan masyarakat,” jelas Ibu Ely saat diwawancarai usai kegiatan.
Para peserta seminar pun menunjukkan respon positif sepanjang acara berlangsung. Selain menyimak materi yang disampaikan, para siswa juga aktif bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai ide bisnis yang sesuai dengan minat mereka masing-masing. Sebagai bentuk apresiasi, UNTS Semarang juga memberikan hadiah menarik kepada peserta yang paling aktif dalam sesi diskusi.
Salah satu peserta, Amanda Devina, siswi kelas XII 3, mengungkapkan rasa antusiasnya setelah mengikuti seminar ini.
“Saya jadi lebih paham bahwa bisnis digital itu bukan cuma jualan online, tapi bisa juga dari hobi yang kita sukai. Tadi saya tertarik banget waktu dijelaskan soal menjadi content creator edukasi, karena saya suka bikin video belajar di TikTok. Rasanya termotivasi banget untuk terus berkarya dan bisa menghasilkan dari sana,” tutur Amanda dengan mata berbinar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan keterampilan abad 21 yang diterapkan di SMA Negeri 14 Semarang. Sekolah terus mendorong berbagai bentuk kegiatan kolaboratif dengan dunia luar agar siswa tidak hanya menguasai materi kurikulum, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis tentang dunia kerja dan kewirausahaan.
Dengan semangat “Gen Z Melek Digital, Siap Berkarya dan Mandiri”, kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk menjembatani dunia pendidikan dan industri digital yang terus berkembang pesat. SMA Negeri 14 Semarang membuktikan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan proaktif dalam menyiapkan generasi unggul yang siap menjawab tantangan zaman.
Penulis Artikel
Andria Nensy, S.Pd
Tim Humas SMA Negeri 14 Semarang
Editor
Yuli Agus Setyawan, S.Pd.
Tim Dokumentasi Humas SMA Negeri 14 Semarang