Pendampingan Sekolah Energi Berdikari (SEB)
SMA Negeri 14 Semarang
SMA Negeri 14 Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan tantangan masa depan melalui kegiatan Pendampingan Sekolah Energi Berdikari (SEB) yang dilaksanakan pada Selasa, 7 Januari 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan kesadaran energi, kepedulian lingkungan, serta penguatan literasi sains dan teknologi kepada peserta didik.
Pendampingan SEB merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan menengah, perguruan tinggi, dan industri energi nasional. Melalui kolaborasi ini, SMA Negeri 14 Semarang tidak hanya menghadirkan pembelajaran konseptual, tetapi juga memperkaya siswa dengan pengalaman nyata yang kontekstual dan aplikatif. Kegiatan ini sekaligus dimasukkan dalam kegiatan kokurikuler kelas X sebagai bagian integral dari proses pembelajaran.
Kegiatan pendampingan secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Negeri 14 Semarang, Ibu Fauziah Ratna Hapsari, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kerja sama antara SMA Negeri 14 Semarang dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan PT Pertamina Patra Niaga.
Beliau menegaskan bahwa program Sekolah Energi Berdikari sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan, berpikir kritis, dan adaptif terhadap isu global, khususnya energi dan keberlanjutan.
Pendampingan ini dikoordinatori oleh PIC Pertamina–UNS, Prof. Dr. paed. Nurma Yunita Indriayanti, S.Pd., M.Sc., Guru Besar Bidang Ilmu Teknologi dan Pembelajaran Kimia Lingkungan serta Wakil Dekan Bidang Akademik dan Penelitian FKIP UNS. Kehadiran beliau memberikan penguatan akademik dalam implementasi program SEB di sekolah.
Menurut Prof. Nurma, pendidikan energi harus dilakukan secara kontekstual dan berkelanjutan agar siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap pemanfaatan energi dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan dari PT Pertamina Patra Niaga AFT Ahmad Yani, M. Rinaldy Putra. Dalam paparannya, beliau menjelaskan peran Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional serta pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan energi yang berkelanjutan.
Pendampingan diikuti oleh pendamping guru SEB dari mata pelajaran MIPA serta perwakilan siswa kelas X-1 hingga X-9 dan Kelas XI. Kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari kokurikuler kelas X yang bertujuan menguatkan kompetensi karakter, kolaborasi, dan kepedulian lingkungan.
Melalui diskusi, studi kasus, dan refleksi bersama, siswa diajak mengenali permasalahan energi di lingkungan sekolah serta merancang solusi sederhana yang aplikatif dan berkelanjutan.
Pendampingan Sekolah Energi Berdikari di SMA Negeri 14 Semarang menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang sadar energi, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, dan industri ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan.


