Semarang, 1 Agustus 2025 — Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai halaman SMA Negeri 14 Semarang sejak pagi hari. Sebanyak ratusan siswa baru kelas X berkumpul mengikuti kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan (PTA). sebagai gerbang awal perjalanan mereka dalam dunia kepramukaan tingkat Penegak.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat, 1 Agustus 2025 ini dimulai sejak pukul 07.00 hingga 15.30 WIB, bertempat di kampus SMA Negeri 14 Semarang. Acara ini diselenggarakan oleh panitia yang terdiri dari kakak-kakak Pramuka Penegak, didampingi para pembina yang berpengalaman dan alumni yang penuh semangat.

Penerimaan Tamu Ambalan secara resmi dibuka dengan upacara pembukaan di lapangan utama. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ibu Aniek Windrayani, S.Pd., M.Pd., selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan harapan agar seluruh peserta kegiatan dapat mengikuti kegiatan dengan semangat, rasa hormat, dan semangat gotong royong.

“Pramuka bukan hanya tentang baris-berbaris dan atribut. Ini tentang karakter, kepemimpinan, dan cinta tanah air,” ujar Ibu Aniek yang disambut tepuk tangan para peserta.
Setelah upacara, para peserta diarahkan menuju ruang aula SMA Negeri 14 Semarang untuk mengikuti sesi pembinaan kepramukaan. Kegiatan ini dipandu oleh para pembina handal, yakni Ibu Sofiatun, S.Pd., Bapak A. Wisnu Fajar, S.Pd., Kak Tata, dan Kak Kamalia.

Mereka memberikan materi yang menarik dan penuh inspirasi, mulai dari pengenalan struktur Ambalan, kode kehormatan Pramuka, hingga nilai-nilai dasar dalam Pramuka Penegak. Suasana pembinaan terasa hidup, interaktif, dan menyenangkan berkat permainan, tanya jawab, serta sesi motivasi dari para pembina dan alumni.
Sebagai inti kegiatan, para peserta mengikuti agenda Pengembaraan—sebuah simulasi perjalanan dengan makna filosofi mendalam. Rute pengembaraan dimulai dari Lapangan Upacara SMA Negeri 14 Semarang dan berakhir di Lapangan Sentiaki, Panggung Lor.

Selama pengembaraan, para peserta ditantang untuk melewati pos-pos yang telah disiapkan oleh panitia. Di setiap pos, mereka diuji dalam berbagai hal seperti kerjasama tim, ketangkasan, ketahanan fisik, wawasan kebangsaan, serta keberanian dalam mengambil keputusan. Aktivitas ini bukan sekadar jalan-jalan biasa, melainkan proses belajar dalam balutan petualangan.
Kegiatan ini juga semakin bermakna karena kehadiran para **alumni Pramuka SMA Negeri 14 Semarang seperti Kak Dimas, Kak Clarissa, dan Kak Deffy yang turut membantu membimbing peserta selama pengembaraan. Dengan semangat persaudaraan, mereka berbagi pengalaman dan menanamkan nilai-nilai luhur Pramuka.

Meski lelah, wajah para peserta tetap berseri. Mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga membentuk ikatan kebersamaan yang kuat sebagai bagian dari Ambalan Pramuka SMA Negeri 14 Semarang.

Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak selalu dilakukan di dalam kelas. Justru melalui kegiatan seperti Penerimaan Tamu Ambalan, siswa dapat belajar menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
Pukul 15.30 WIB, kegiatan secara resmi ditutup. Para peserta menerima selempang tanda sah sebagai anggota tamu Ambalan. Dengan wajah penuh haru dan bangga, mereka mengucap ikrar untuk menjunjung tinggi kehormatan Pramuka dan siap melanjutkan perjuangan sebagai calon Penegak yang tangguh.

Dengan suksesnya kegiatan ini, SMA Negeri 14 Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berkarakter melalui pendidikan kepramukaan.



Penulis
Andia Nensy, S.Pd.
Tim Humas SMA Negeri 14 Semarang

Editor
Yuli Agus Setyawan, S.Pd.
Tim Humas SMA Negeri 14 Semarang